WASSERTOL PENGGANTI PENGAWET BERBAHAYA DAN DILARANG


Wassertol pengganti pengawet berbahaya dan dilarang?

Gini cerita-singkatnya gan… awalnya wassertol itu air mineral yang digunakan untuk mencuci buah, sayur, daging, dan ikan-ikanan. kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh independent research (PT. anastasia chemindo ). Sebenarnya kisah punya cerita wassertol ini sadah cukup lama gan ,tapi belum banyak masyarakat yang kenal. Wassertol sendiri sudah digunakan oleh para nelayan, pabrik tahu, penjual daging, dll .Untung atau tidak menggunakan wassertol ???

Menurut saya sangat menguntungkan, mengapa ?

  1. Kita tidak usah berurusan dengan pihak yang berwajib, karena wassertol ini sudah mendapatkan ijin resmi dari BPOM RI dan Departemen Kesehatan + Halal.
  2. Tidak merugikan orang lain, karena tidak mengganggu kesehatan.
  3. Harga relatif murah dibanding dengan kegunaannya.

Sebenarnya dibilang pengawet makanan juga bukan, hm… berikut diskusi singkat saya dengan penemu wassertol;

  • saya, ” sebenarnya wassertol itu pengawet bukan pak? “.
  • penemu,”hm.. dibilang pengawet juga kurang tepat”.
  • saya,”lho kenapa?”.
  • penemu,”jadi gini, wassertol ini berkerja sebagai pembersih, semua kotoran yang ada buah, sayur, daging, dsb itu dikeluarkan lalu dilindungi sehingga bakterinya tidak ada yang tertinggal. Dengan tidak ada bakterinya maka makanan tidak akan mengalami pembusukan”.
  • saya,”owh gitu yah pak, lalu bagaimana dengan bakterinya?”.
  • penemu,”tentu saja mati!”.

Jadi saya menarik kesimpulan wassertol adalah terobosan baru! bisa dibilang baru pertama kali didunia! luar biasa orang indonesia ! mantap!

Perhatian ini bukan sekedar omongan tempe, saya sudah test sama tukang jualan tahu langganan tiap hari saya cek tahu jualan yang dicuci dengan wassertol, hasilnya wuih…!!! mengesankan… bau tahu-nya tidak hilang, warna natural dan tidak keras!!! mantap!! recommended seller nieh!!!!

Untuk pemesanan dan pertanyaan lebih lanjut hub 085213547461 .

—————————————————————————————————–

untuk infonya dan berita lebih lanjut akan saya update terus…. ^^

nb:

nama penemu tidak saya cantumkan karena beliau tidak ingin namanya disebutkan, tapi beliau lulusan Jerman di Universitas Hambrug, dengan gelar Staatsexaminierte Apotheker.