Multimedia Networking Quality of Service


Pada sistem multimedia dibutuhkan suatu protokol jaringan yang berfungsi untuk mengaturnya. Jaringan sendiri yang dimaksud adalah seperangkat komputer yang salah terhubung satu sama lainnya. Ada beberapa tipe jaringan komputer, berikut adalah jenis-jenisnya;

  • Local Area Network

Jaringan komputer pada area local tertentu. (warnet)

  • Metropolitan Area Network

Jaringan komputer yang terdistribusi dalam jarak jauh. (jarak antar kota)

  • Wide Area Network

Jaringan komputer yang jauh, antar benua. (internet)

  • Wireless Network

Jaringan yang bentuk dengan menggunakan transmisi radio baik pendek maupun sedang.

Ada beberapa materi yang tidak dibahas semua dalam artikel kali ini, seperti OSI Layer, TCP / IP Layer, Protokol IP , Protokol TCP, dll. Langsung saja ke pokok materi, multimedia mempunyai beberapa karakteristik yaitu voluminous (membutuhkan data rate tinggi dan berukuran besar) dan real-time interactive (membutuhkan low delay dan membutuhkan sinkronisasi / interaktif ).  Dalam multimedia networking ada  yang dikenal dengan MIME (Multipurpose Internet Mail Extension), yang berfungsi untuk mendeteksi file multimedia di internet baik berupa text, image, video, audio, dan aplikasi. Jadi ketika pada saat menjumpain MIME type, maka browser otomatis mengirimkan file / mengijinkan penggunan menyimpan file kedalam hardisk/ menanyakan pengguna aplikasi apa yang akan digunakan dalam membuka file / mengijinkan pengguna membatalkan transfer file.

Bicara mengenai multimedia belum mantap jika tidak membahas multimedia streaming. Apa itu multimedia streaming? Streaming media itu merupakan suatu teknologi yang dirancang guna mengirimkan atau meminta file baik itu berupa audio maupun video digital secara real time pada suatu jaringan komputer. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar dibawah.

Streaming pada hakikatnya berbeda dengan download, bagi yang belum tau mengenai perbedaannya disini akan coba dijelaskan secara singkat;

DOWNLOAD STREAMING
File disimpan dalam media storage (dapat dinikmati pada saat offline) Dapat dilakukan pada bandwith dengan kecepatan rendah
Dapat dilihat berkali-kali (selama file tidak dihapus) Hanya dapat dilihat pada saat online
Kualitas bagus Kualitas rendah
Waktu download lama Webmaster tidak perlu risau dengan bandwith
File standar Tidak dibatasi oleh besarnya file

Streaming Protocol

RSVP ( Resource Reservation Protocol )

Digunakan untuk menserve bandwith sehingga data dapat tiba ditujuan dengan cepat dan tepat.

SMRP – Simple Multicast Routing Protocol

Protocol yang mendukung ‘conferencing’ dengan mengganda-kan (multiplying) data pada sekelompok user penerima.

RTSP – Real-Time Streaming Protocol (RFC 2326)

  • Digunakan pada Video on Demand
  • digunakan oleh program streaming multimedia untuk mengatur pengiriman data secara real-time, tidak bergantung pada protokol Transport.
  • Metode yang ada: PLAY, SETUP, RECORD, PAUSE dan TEARDOWN

RTP – Real Time Transport Protocol (RFC 1889)

  • suatu standard untuk mengirimkan data multimedia secara real-time, bergantung pada protokol Transport
  • Berjalan diatas UDP tapi bisa juga diatas protokol lain

RTCP – Real-Time Control Protocol

Protocol QoS (Quality of Service) untuk menjamin kualitas streaming.

Merupakan bagian pengkontrolan paket data pada RTP

QOS (Quality of Services )

 

QOS merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk mengatur aliran data dari berbagai jenis layanan yang memiliki kemampuan untuk memberikan prioritas yang berbeda untuk berbagai aplikasi, pengguna, atau arus data ( menjamin kinerja tertentu ke aliran data ). Fungi dari QOS ini berperan penting dalam realtime-streaming multimedia, voice over ip, game online, dan IP-TV. QOS sendiri kadang sering digunakan sebagai ukuran kulitas, dengan banyaknya definisi-definis alternatif dari pada mengacu pada kemampuan sumber daya cadangan.

Ada dua pendekatan utama untuk QoS di jaringan packet-switched modern, sistem parameter berdasarkan pertukaran kebutuhan aplikasi dengan jaringan, dan sistem diprioritaskan di mana masing-masing paket mengidentifikasi tingkat layanan yang diinginkan ke jaringan.

Integrated Service ( IntServ )

Layanan ini mengimplementasikan pendekatan, dalam layanan ini aplikasinya menggunakan Resource Reservation Protocol (RSVP) untuk meminta dam memesan sumberdaya yang ada dalam jaringan.

Differentiated Service ( DiffServ )

Mengimplementasikan layanan utama, DiffServ menandai paket menurut jenis dari layanan yang dibutuhkan. Dalam penandaan, router dan switch menggunakan jenis strategi antrian untuk menyesuaikan kebutuhan hasil.

 

Materi :

http://lecturer.ukdw.ac.id/

http://en.wikipedia.org/wiki/Quality_of_service