Euphoria piala AFF ,Ekonomi =1 , IT++ ?


Piala AFF memang telah usai,  Indonesia terima nasib tidak dapat meraih piala setelah dihempas oleh malaysia dengan agregat 4 – 2. Namun hal tersebut tidak membuat timnas berkecil hati, dan terus berjuang selama urat nadi masih mengalir! Dukungan supporter yang tidak ada hentinya pada  sangat membangun jatidiri persepak bola-an Indonesia. Penjualan tiket piala AFF mampu menembus angka milyaran Rupiah hanya dengan sekali pertandingan saja, angka yang sangat menakjubkan, dengan demikian diselenggarakan Piala AFF ini sangat membantu perekonomian bangsa walaupun hasilnya tidak terlalu signifikan dikarenakannya dipotong untuk keperluan yang lain (gaji pemain, perawatan gedung, akomodasi tim, dll) . Namun tidak sedikit yang tersenyum lebar karena pengusaha merchandise TIMNAS laku keras…. ^^

Penjualan tiket ini tidak hanya membutuhkan perhitungan yang cermat namun dibutuhkan perancangan sistem penjualan yang memadai, sehingga keluar masuknya uang tiket tidak disalah gunakan, begitu juga sistem penjualannya oleh itu dibutuhkan sebuah tim untuk mengawasinya. salah satunya ada IT dimana IT ini berperan dalam penyempurnaan sistem, misalnya perhitungan lama antrian pembelian tiket dan effesiensi penjualan tiket baik media internet, banking, dll.

Dampak positifnya memberi income atau benefit pada banyak pihak , salah satunya adalah penyedia layanan website dan bank yang ikut membantu dalam proses penjualan dan pemesanan tiket. Disinilah dampak ekonomi yang dirasakan berbagai pihak, terutama dibidang IT.